KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Senam Integritas sebagai rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 di halaman Kantor Bupati Cirebon, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan tersebut diikuti aparatur pemerintah daerah, mulai dari kepala perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, hingga jajaran pejabat struktural lainnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cirebon, Mochamad Syafrudin mengatakan, kegiatan itu digelar untuk memperkuat semangat antikorupsi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).

Ia menyampaikan antusiasme peserta tetap tinggi meski cuaca terik. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dari awal hingga selesai.

Syafrudin menuturkan, peringatan HAKORDIA menjadi momentum bagi ASN Kabupaten Cirebon untuk terus mengingatkan diri agar tidak lelah dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Komitmen bersama diperlukan agar tata kelola pemerintahan semakin bersih dan akuntabel,” katanya.

Ia mengungkapkan, capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Cirebon tahun ini menyentuh angka 80 persen.

Capaian tersebut, kata Syafrudin, menunjukkan tingkat keberpihakan pemerintah daerah terhadap penguatan sistem pencegahan korupsi yang dimonitor langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Secara nasional kita berada di peringkat 150, dan di Jawa Barat di posisi ke-17,” ujarnya.

Syafrudin menyebut, peringkat tersebut diharapkan dapat menjadi pemacu bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan integritas dan memperkuat langkah-langkah pencegahan korupsi pada tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Cirebon, Deden Epi Saepina, menyebut kegiatan senam integritas diikuti sekitar 300 peserta.

Peserta berasal dari kepala perangkat daerah, pimpinan BUMD, pengadilan negeri, kepala sekolah tingkat SD dan SMP, serta seluruh pegawai Inspektorat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HAKORDIA 2025 tingkat Kabupaten Cirebon yang terus berlanjut hingga akhir tahun.

Deden berharap partisipasi besar dari berbagai unsur pemerintahan, menjadi bukti nyata semangat bersama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Menurut dia, komitmen yang kuat dari seluruh ASN menjadi modal penting agar kinerja pemerintahan ke depan semakin bersih, transparan, dan akuntabel.

“Kami berharap semangat ini terus meningkat dan hasilnya semakin baik ke depan,” katanya. (DISKOMINFO)