KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Kodim 0620/Kabupaten Cirebon dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan gladi kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam (Gulbencal) 2025 di Lapangan Makodim 0620/Kabupaten Cirebon, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat koordinasi dan kemampuan lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi di Kabupaten Cirebon.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman menyampaikan, gladi tersebut merupakan bentuk kesiapan bersama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur pendukung lainnya.

“Kami dari pemerintah daerah dan Forkopimda, bersama Danlanal dan Brimob melalui Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, sudah melakukan gladi tentang kesiapsiagaan penanggulangan bencana,” ujar Wabup Cirebon yang akrab disapa Jigus itu.

“Kita harus siap meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan,” lanjutnya.

Jigus menekankan, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemkab dan Forkopimda, tetapi harus diterapkan hingga tingkat kecamatan dan desa.

Ia mengingatkan kondisi cuaca yang tidak menentu membuat kewaspadaan harus selalu ditingkatkan.

“Kesiapsiagaan ini juga harus siap di tingkat kecamatan dan desa-desa, supaya antisipasi bisa dilakukan lebih cepat,” kata Jigus.

Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron menjelaskan, kegiatan gladi Gulbencal menerapkan latihan terpadu untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana yang sering terjadi di Cirebon.

Ia menyebut beberapa jenis bencana yang kerap terjadi di Kabupaten Cirebon seperti banjir, angin puting beliung, banjir rob, tanah longsor, dan bencana lainnya.

Yusron juga memastikan, kegiatan ini bagian dari upaya menginventarisasi perlengkapan, personel, serta kesiapan organisasi kebencanaa hingga level desa.

“Apabila ada bencana, kita bisa melaksanakan penanganan dengan cepat dan tuntas, dalam rangka tugas penyelamatan atau evakuasi,” tambah Yusron. (DISKOMINFO)